ANGGARAN UNTUK PUBLIK: Badung Rancang Program Inovatif

Oleh: I Komang Robby Patria - Thu Jul 19, 8:35 am

Pemkab Badung komit berdayakan anggaran untuk publik

MANGUPURA-Pemkab Badung berupaya memperkuat APBD dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui program inovatif yang dirancang untuk mengentaskan masalah sosial yang ada khususnya mengentaskan kemiskinan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Kompyang R Swandika mengatakan, dari tahun ke tahun Pemkab Badung berkomitmen meningkatkan performa APBD demi kepentingan masyarakat. Hal ini terbukti dari rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dengan belanja publik sebesar 52% atau lebih tinggi ketimbang belanja aparatur yang sebesar 48%.

“Dengan postur demikian, Pemkab Badung merancang berbagai macam inovasi program yang lebih banyak menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” katanya, Rabu (18/7).

Pemkab Badung merancang Pendapatan Daerah untuk tahun anggaran 2013 sebesar Rp2,3 triliun. Anggaran ini meningkat sebesar 22% dari APBD induk tahun anggaran 2012 sebesar Rp1,9 triliun lebih. Pendapatan daerah 2013 terdiri dari Pendapatan Asli Daerah yang dirancang sebesar Rp1,7 triliun lebih atau meningkat sebesar 35% dari APBD induk tahun 2012.

Dana Perimbangan dirancang sebesar Rp 440.477.351.461 menurun sebesar 0,42% dari APBD 2012 dan Lain-lain Pendapatan yang sah sebesar Rp 146.749.372.824,65 menurun sekitar 14,78%.

Sementara untuk Belanja Daerah tahun anggaran 2013 dirancang sebesar Rp 2,6 triliun lebih atau meningkat sebesar 27,3% dari APBD induk tahun 2012. Pada prinsipnya rancangan yang diajukan eksekutif telah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2013.

Di bidang pendidikan misalnya, Pemkab Badung merancang anggaran 21% di KUA-PPAS. Rancangan anggaran tersebut lebih tinggi daripada anggaran yang diwajibkan Undang-undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yakni 20 persen.

“Ini menjadi kewajiban pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa sekaligus sebagai salah satu upaya mengentaskan kemiskinan,” katanya.

Kompyang menyebutkan tahun 2013 Pemkab Badung menganggarkan bantuan sosial (bansos) tak terduga. Dana itu dialokasikan untuk penanggulangan bencana alam baik di prabencana maupun pascabencana. Terkait pembahasan rancangan KUA-PPAS tahun 2013, dia menegaskan, seluruh jajaran SKPD di Badung telah siap melakukan konsultasi, koordinasi dan menjawab semua pertanyaan dan usulan dewan. Pihaknya pun menyatakan, Pemkab Badung berkomitmen untuk melaksanakan kewajiban khususnya terkait pembahasan KUA-PPAS dengan tepat waktu.(redaksi.dps@bisnis.co.id/k2)
online casino

Leave a Reply

Comments are closed on this post.