BIAYA LOGISTIK: Kadin minta turun jadi 10%
Oleh: balibisnis - Thu May 31, 3:46 pm
- 264 views
- Tweet
JAKARTA: Indonesia dinilai harus menurunkan biaya logistik sebesar 17% dari biaya produksi menjadi 10% pada 2015 agar dapat menjadi pasar terbesar di Asean.
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan, Distribusi dan Logistik Natsir Mansyur mengatakan dengan menjadi negara yang memiliki cost logistic yang rendah, Indonesia diharapkan mampu bersaing dengan negara lain di kawasan Asean menjelang implementasi AEC (ASEAN Economic Community).
Menurut Natsir dalam mempercepat perbaikan di sektor logistik diperlukan sinergi antara Kadin bersama Kementerian Perekonomian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kementerian terkait, serta PT Pelindo II (Persero).
Untuk itu tambahnya, Kadin menilai bahwa implementasi Perpres No. 26 Tahun 2012 tentang Sistem Logistik Nasional (Sislognas) harus dipercepat pelaksanaanya sebelum penyatuan pasar ASEAN diberlakukan.
“Pepres 26/2012 merupakan payung hukum yang secepatnya diimplementasikan. Waktu berjalan terus, jangan sampai kehilangan waktu, jangan sampai pada saat pemberlakuan AEC baru kita panik,” katanya, hari ini.
Kata dia berbagai program yang sudah dilakukan Kadin dengan Kementerian terkait meliputi merevitalisasi angkutan penunjang logistik barang, pangan, pembangunan BBM logistik diperluasan Pelindo II dan daerah lain, dan revitalisasi kapal pelayaran laut menjadi kapal motor untuk melayani sea short shipping reute (SSS)/alur jarak pendek.
Selanjutnya tambah Natsir, Kadin mendorong Pelindo II untuk mempercepat penyelesaian perluasan terminal peti kemas Kalibaru karena sudah sangat mendesak untuk mengatasi kemacetan logistik di Tanjung Priok.
Selain itu diperlukan pengembangan enam pelabuhan domestik sebagai koridor utama angkutan peti kemas (main sea corridor) dari barat ke timur sebagai jalan tol laut angkutan container/peti kemas.
“Program enam pelabuhan domestik sebagai koridor utama angkutan peti kemas itu memungkinkan dapat melayani kapal besar dan terintegrasi dengan angkutan alur jarak pendek, sehingga keluhan daerah yang tidak terlayani kapal besar dapat diatasi,” katanya.(ant)online casino
- 0 Comments
- 264 views
Print