BLACK MONDAY ANDROID: Samsung Kalah, Saham Sejenis Anjlok

Oleh: balibisnis - Tue Aug 28, 6:43 am

HONG KONG-–Kemenangan Apple atas klaim hak cipta terhadap Samsung ternyata berdampak pada harga saham perusahaan pembuat smartphone Asia lainnya.

Samsung dan perusahaan pemilik merek lainnya harus menerima fakta bahwa Senin (27/8) menjadi hari kelabu mereka di bursa saham. Para pembuat smartphone berbasis Android itu mengalami Senin Hitam (Black Monday) akibat kemerosotan harga saham.

Saham Samsung jatuh 7,5% pada hari pertama perdagangan setelah juri di California memutuskan bahwa perusahaan atas Korea itu harus membayar lebih dari US$1 miliar untuk Apple karena melanggar enam paten.

Derita itu menyebar ke bagian lain dari dunia smartphone Asia: di Hong Kong, misalnya, harga saham ZTE, produsen smartphone terbesar di China, turun 7,1%.

Di Taiwan, saham HTC yang adalah rival Samsung, turun 2%. Saham HTC telah meluncur 47% tahun ini setelah mencoba bertahan dalam pertempuran paten sendiri terhadap Apple.

“Secara umum, tampaknya kubu Android kalah dalam perang paten,” kata Dennis Chan, analis Yuanta Securities di Taiwan.

Momen kemenangan Apple ini jadi suatu masalah bagi Samsung maupun produsen lain, sebab Apple akan segera meluncurkan iPhone 5.

Perusahaan-perusahaan itu sekarang tampaknya harus mundur dan mencari tahu berapa banyak mereka perlu mengubah ponselnya untuk menjaga diri dari benturan dengan polisi paten.

“Semakin lengkaplah hal yang [sebelumnya] kurang kejelasan. [Putusan] itu adalah urusan besar menuju ke iPhone 5. Hal tersebut mendorong kembali kemampuan mereka untuk memperkenalkan produk,” kata Kishore Suratkal, analis Religare Capital Markets di Hong Kong.

Samsung mengatakan tidak akan menyerah. Perusahaan ini akan meminta Hakim Distrik AS Lucy Koh untuk membatalkan putusan. Jika dia tidak membatalkannya, kata juru bicara Samsung Mira Jang, perusahaan akan mengajukan banding.

“Kami percaya bahwa konsumen dan pasar akan berpihak kepada mereka yang memprioritaskan inovasi melalui litigasi, dan kami akan membuktikan hal itu tidak perlu diragukan lagi,” kata perusahaan dalam sebuah memo yang diposting di blog-nya pada Senin (27/8).

Beberapa saingan Samsung bisa menikmati tekanan kemunduran pada rival mereka. Melawan tren di sebagian besar kalangan pembuat smartphone di Asia, harga saham LG Electronics justru naik di bursa Seoul, melonjak hampir 3%.

Seperti LG, perusahaan China seperti ZTE dan Huawei Technologies yang telah bersaing untuk terhadap Apple dan Samsung di pasar AS, mungkin dapat mengambil peluang bisnis.

Analis Nomura International, Leping Huang, mengatakan jika pengadilan menerbitkan perintah untuk melarang penjualan beberapa ponsel Samsung, maka beberapa konsumen akan membeli smartphone dari orang-orang China.

Jika perang paten berikutnya dilancarkan, maka China memiliki kartu as. “[Jika] kau menuntut sebuah perusahaan China, masalahnya adalah Anda akan memiliki risiko kehilangan pangsa pasar di China,” kata Cynthia Jinhong Meng, analis Jefferies Hong Kong.

Hal itu berbeda jika Apple melawan sebuah perusahaan Korea seperti Samsung atau perusahaan Taiwan seperti HTC. Menurutnya, Apple tidak perlu khawatir kehilangan pasar di negara asal dua produsen itu.

Nilai kemenangan US$1 miliar, kata Meng, merupakan angka yang kecil bagi Apple. “Apple tidak pernah benar-benar ingin uang itu,” kata Meng. “Mereka ingin menghentikan pengiriman.” (kabar24.comJIBI/bas/sae)online casino

Leave a Reply

Comments are closed on this post.