GAS ELPIJI: Jelang Hari Raya Pasokan Ditambah 15%
Oleh: Steffi Novita Purba - Tue Jul 31, 8:13 am
- 170 views
- Tweet
DENPASAR–PT Pertamina Bali Nusa Tenggara menambah pasokan elpiji sebesar 15% guna mengantisipasi lonjakan konsumsi saat lebaran dan galungan tetapi tidak ada penambahan outlet penjualan.
Hanggowo Wicaksono, Sales Regional Elpiji Pertamina Bali Nusa Tenggara, mengatakan kami sudah menyiapkan penambahan pasokan sebesar 15% dari rata-rata konsumsi per harinya.
“Penambahan pasokan elpiji ini direncanakan untuk dua bulan, dipasok sejak awal Juli hingga akhir Agustus 2012 guna mengantisipasi kebutuhan dan tingkat konsumsi mana tahu tiba-tiba naik saat menjelang lebaran,” katanya, hari ini.
Menurutnya, jika dibandingkan dengan kondisi tahun lalu, tidak ada peningkatan yang signifikan tetapi lebaran tahun ini bersamaan dengan hari raya Galungan sehingga pihaknya sudah mengantisipasi dari jauh hari.
“Di Bali sebenarnya tidak terlalu banyak yang merayakan hari raya lebaran, bisa dikatakan di bawah 10% sehingga pasokan tersebut lebih kepada kebutuhan konsumen rumah tangga sehari-harinya,” katanya.
Dijelaskannya, untuk elpiji tiga kilogram, konsumsi normal 300 metrik ton per hari dan sekarang dialokasikan menjadi 350 metrik ton per harinya atau rata-rata normalnya 9.000 metrik ton per hari sedangkan elpiji non subsidi rata-rata per bulannya 1.500-2.000 metrik ton.
Sebagai antisipasi adanya kemungkinan pangkalan tutup saat hari H Lebaran, pihaknya tidak menambah outlet penjualan elpiji tetapi akan menugaskan agen langsung atau outletnya agen sendiri untuk tetap stand by.
“Penjualan elpiji di SPBU merupakan salah satu opsi outlet yang selalu ada stoknya sehingga bisa memudahkan masyarakat dan tetap bisa melayani penjualan selama hari raya lebaran.”
Tercatat sepanjang semester pertama tahun 2012 jumlah pasokan elpiji ke Bali mencapai 66.650 metrik ton atau naik 20% dibandingkan dengan semester ke dua tahun 2011 dengan rincian sebanyak 66.650 metrik ton dengan rincian 53.907 metrik ton elpiji subsidi dan 12.742 metrik ton nonsubsidi.(redaksi.dps@bisnis.co.id/k2)
- 0 Comments
- 170 views
Print