KESEHATAN: Satu dari tiga orang dewasa kena tekanan darah tinggi
Oleh: balibisnis - Thu May 24, 7:08 pm
- 273 views
- Tweet
JAKARTA: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan satu dari tiga orang dewasa di dunia memiliki tekanan darah tinggi dan satu di antara 10 orang menderita diabetes.
“Laporan ini merupakan bukti nyata adanya peningkatan dalam faktor risiko yang memicu penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya, terutama di negara-negara dengan pendapatan rendah dan menengah,” kata Direktur Jenderal WHO Margaret Chan dalam rilisnya, hari ini.
Chan menyebut dalam laporan Statistik Kesehatan Dunia 2012 yang disusun oleh WHO juga didapati bahwa di beberapa negara Afrika, terjadi kondisi mengkhawatirkan dimana separuh populasi dewasa memiliki tekanan darah tinggi.
Untuk pertama kalinya, laporan statistik tahunan WHO memasukkan informasi dari 194 negara anggotanya mengenai persentase pria dan wanita yang memiliki tekanan darah tinggi dan mencatat data tingkat gula darah.
Meningkatnya beban untuk PTM itu tidak terlalu mengkhawatirkan di negara-negara kaya dimana akses layanan kesehatan merata menjamin diagnosa yang tepat dan pengobatan dapat dilakukan dengan segera dan tepat, dan kondisi tersebut juga berhasil mengurangi kematian akibat penyakit jantung.
Namun di beberapa negara Afrika, lebih dari 40 hingga 50 persen orang dewasa diperkirakan memiliki tekanan darah tinggi yang tidak terdeteksi dan tidak diobati sejak awal hingga banyak kasus yang terlambat penanganannya.
Sementara untuk data orang yang memiliki kadar gula darah tinggi, rata-rata dunia menunjukkan satu diantara 10 orang menderita diabetes meskipun di beberapa negara di kepulauan Pasifik menunjukkan angka yang lebih tinggi, yaitu satu di antara tiga orang.
Jika tidak ditangani segera, diabetes akan berkembang menuju penyakit kardiovaskular, kebutaan dan gagal ginjal.
Selain kedua penyakit tersebut, WHO juga mencatat adanya peningkatan dalam jumlah orang menderita obesitas atau kegemukan.
“Di setiap kawasan di dunia, obesitas meningkat dua kali lipat antara 1980-2008. Saat ini, setengan miliar orang atau sekitar 12 persen orang tergolong menderita obesitas,” kata Direktur Departemen Statistik Kesehatan dan Sistem Informasi WHO itu.
Tingkat obesitas terbesar ditemukan di kawasan Amerika dimana 26 persen dari orang dewasanya menderita kegemukan sementara tingkat obesitas terendah terdapat di kawasan Asia Tenggara (3 persen).
Penelitian itu juga menunjukkan bahwa diseluruh kawasan di dunia, wanita penderita obesitas lebih banyak dari pria yang berbahaya karena meningkatkan resiko menderita diabetes, penyakit kardiovaskular dan beberapa jenis kanker.
Penyakit tidak menular saat ini menyumbang dua pertiga angka kematian di seluruh dunia sehingga WHO memberikan perhatian khusus antara lain dengan menyelenggarakan pertemuan tingkat tinggi untuk membahas peningkatan angka kematian akibat penyakit hati dan jantung, diabetes serta kanker diseluruh dunia.
Pertemuan “The World Health Assembly” yang saat ini digelar di Jenewa, Swiss mulai tanggal 21-26 Mei juga akan melakukan evaluasi perkembangan dari setiap negara dan untuk menentukan langkah selanjutnya.(ant)online casino
- 0 Comments
- 273 views
Print