KONTEN NEGATIF: APJII Awasi Ketat Akses ke Situs Negatif

Oleh: balibisnis - Wed Aug 08, 7:16 am

JAKARTA–Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menggandeng Yayasan Nawala Nusantara untuk menyaring akses ke situs-situs negatif.

Dalam kerja sama ini, APJII menyediakan lima server dan memanfaatkan sistem penapisan Internet domain name server (DNS) Nawala.

Ketua APJII Sammy Pangerapan mengatakan seluruh akses Internet ke seluruh situs dari 250 penyelenggara jasa Internet akan tersaring lewat penyaring Nawala. Sebanyak 250 penyelanggara itu merupakan anggota APJII.

“Lewat server ini, setiap permintaan alamat situs disaring, dilihat apakah alamat situs itu termasuk data situs pemerintah atau bukan,” ujarnya, Selasa (7/8).

Saat ini terdapat 2 juta alamat situs berada di daftar situs negatif yang sudah didata pemerintah. Daftar itu merupakan situs-situs yang mengandung konten pornografi, memuat peranti lunak berbahaya (malicious software) dan penyesatan (phising).

Menurut Sammy, kerja sama ini dapat mengurangi konsumsi akses konten negatif di Indonesia. Sampai saat ini pengguna Internet di Tanah Air berjumlah 60 juta.

“Daftar situs negatif akan terus diperbarui. Dengan begitu, pengguna Internet terhindar dari konten negatif. Internet kan lebih banyak konten positif. Penggunaan konten positif ini yang harus didorong,” ujarnya.

APJII menggelontorkan investasi hingga Rp200 juta untuk menyediakan lima server dan kebutuhan lain. Rencananya, 2 bulan mendatang APJII tambah 5 server baru. Jumlah server ditambah dengan pertimbangan pertumbuhan jumlah pengguna Internet. (bisnis.com/yus/k2)online casino

Leave a Reply

Comments are closed on this post.