MOBIL ESEMKA: Siap produksi 200 unit/bulan
Oleh: balibisnis - Thu Mar 01, 11:04 am
- 438 views
- Tweet
SEMARANG: Wali Kota Solo Joko Widodo mengatakan mobil Esemka akan siap diproduksi hingga 200 unit per bulan setelah hasil uji emisi kendaraan tersebut diterbitkan.
“Proses produksi akan dilakukan di Solo, namun tetap melibatkan pihak lain seperti 23 Sekolah Menengah Kejuruan lainnya serta sekitar 300 usaha kecil menengah,” kata Joko, Rabu.
Dengan investasi produksi sekitar Rp55 miliar, dia optimistis mobil Esemka akan mampu berkompetisi dengan merek-merek lain. Menurutnya, dalam uji emisi di Balai Termodinamika Motor dan Propulsi, tidak ada kendala berarti yang dihadapi oleh mobil rakitan siswa sekolah kejuruan itu.
“Dari 19 menit pengujian yang saya amati, tidak ada kendala berarti,” katanya.
Secara terpisah, pengusaha Guyana yang juga Konsul Kehormatan Indonesia di Guyana Sheik Shakur Niamatali tertarik menjadi agen distribusi tunggal mobil Esemka di negaranya.
Dalam forum desmiminasi informasi mengenai potensi ekspor ke Suriname dan Guyana, di Solo kemarin, Niamatali mengatakan berminat melihat mobil buatan siswa SMK Solo yang digadang menjadi mobil nasional Indonesia.
Rencananya pengusaha itu akan menyambangi Solo Techno Park dalam dua hari kunjungan di Solo. Niamatali pun berhasrat membawa pulang satu unit mobil Esemka untuk dijadikan contoh dalam rangka pengembangan diler resmi Esemka di Guyana.
Menurutnya, di Guyana, mobil-mobil buatan negara produsen mobil dunia (Jepang dan Korea) seperti Toyota, Nissan serta Hyundai, telah banyak beredar di negara yang terletak di kawasan Amerika Selatan itu. Jika memang Esemka memiliki kualitas tak kalah bagus dengan produk-produk tersebut dan harganya terjangkau, peluang untuk menjual mobil Esemka di Guyana terbuka lebar.
“Produk-produk dari Indonesia sudah banyak ke luar negeri, termasuk di Guyana. Ternyata bukan hanya kuliner, Indonesia juga punya produk otomotif. Sangat bagus kalau itu bisa dipasarkan di Guyana,” kata Niamatali.
Keinginan Niamatali tersebut disampaikan secara langsung kepada Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Hardono. Saat ditemui seusai acara di tempat yang sama, Hardono menjelaskan Niamatali yang merupakan pengusaha besar di Guyana itu sangat tertarik terhadap produk Indonesia, termasuk mobil Esemka.
Konsul Kehormatan tersebut mengatakan ingin menjadi diler resmi Esemka untuk pendistribusian di Guyana. Niamatali telah menyiapkan sejumlah uang untuk membeli satu unit obil Esemka dan ingin dibawa langsung sekembali dari kunjungan ke Solo. (kabar24.com)online casino
- 0 Comments
- 438 views
Print