PARIWISATA INDONESIA: 50 destinasi perlu pengembangan
Oleh: Steffi Novita Purba - Tue May 01, 5:15 pm
- 344 views
- Tweet
DENPASAR: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menilai sebanyak 50 destinasi pariwisata nasional di Indonesia perlu dibangun dan dikembangkan yang masuk dalam Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional (Ripparnas).
Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Firmansyah Rahim mengatakan dalam Ripparnas ada 88 kawasan strategis pembangunan nasional dan 222 kawasan pengembangan pariwisata nasional yang dinilai potensial.
“Ripparnas tersebut memang untuk jangka waktu panjang 2010-2025 untuk membangun sejumlah kawasan pariwisata yang sudah termasuk dalam master plan,” katanya dalam acara Selasa Pariwisata, hari ini.
Firmansyah menjelaskan master plan selama 15 tahun tersebut sudah dipilih beberapa kawasan strategis nasional. “Tahun 2014 kita sudah memilih ada 16 kawasan strategis nasional yang akan dibangun dan dikembangkan antara lain Bali, Wakatobi, Bunaken, Toba dan Raja Ampat.”
Kriteria yang masuk dalam kawasan pariwisata strategis nasional, lanjutnya, harus mempunyai daya tarik wisata yang kuat baik di pasaran domestik maupun internasional seperti Danau Toba. Danau yang terbentuk akibat letusan gunung api 75.000 tahun silam itu menjadi salah satu destinasi menarik bagi wisatawan dunia. “Toba dahulu cukup berkembang pariwisatanya namun terkendala infrastruktur maka kawasan seperti ini perlu dikembangkan.”
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meminta agar daerah mulai mempersiapkan diri dan berkomitmen untuk mengembangkan pariwisata daerahnya, karena kunci dari keberhasilan pengembangan pariwisata nasional terletak pada kerja sama dan koordinasi serta perencanaan yang baik. (k50)online casino
- 0 Comments
- 344 views
Print