WAPRES BOEDIONO: Kuncinya Kerangka Kebijakan Energi

Oleh: balibisnis - Tue Jul 17, 6:08 pm

Wakil Presiden RI Boediono

JAKARTA–Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono mengatakan bahwa Indonesia memerlukan kerangka kebijakan energi yang tepat untuk mendorong investasi di bidang energi.

Boediono mengatakan bahwa potensi Indonesia dalam bidang energi baru terbarukan sangat besar. Namun sayang banyak proyek-proyek yang menemui hambatan sehingga belum menghasilkan sesuatu yang maksimal.

“ Kuncinya adalah kerangka kebijakan yang tepat dari pucuknya,” ujar Boediono dalam sambutan di acara pembukaan EBTKE Conex, Selasa (17/7).

Adapun kerangka kebijakan yang tepat harus mulai pucuknya maksudnya, harus dilihat secara keseluruhan mulai dari daerah, insentif, keterlibatan pemerintah, kemudahan perizinan, dan kesesuaian harga. “Kalau kita salah merumuskan, yang akan menanggung juga kita semua,” tambahnya. Yang pasti, kata Boediono, potensi energi baru terbarukan sangat besar, tinggal frame work yang harus disiapkan.

Menurutnya, jika kerangka kebijakan sudah tepat, kemudian teknologi dan sumber saya manusia yang digunakan sudah maksimal, Boediono optimistis EBTKE akan lebih maju.

Jero Wacik, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan bahwa selain harga, pemerintah juga akan membuat insentif bagi investor yang ingin berinvestasi dalam pengembangan EBTKE. Mengenai harga, rencananya pemerintah akan menaikkan harga listrik berbasis EBTKE secara periodik.

Insentif lainnya yang sedang diusulkan pihaknya adalah mengenai eksplorasi. “Kalau ada pengembang mau eksplorasi, penelitian awal akan menghabiskan banyak dana, mencoba bor belum tentu ada hasilnya, ini mau diusulkan bagaimana jangan dikenakan pajak,” ucapnya. Ketika sudah ada hasilnya, pajak baru boleh dikenakan. “Namun ini baru usul,” tambahnya kemudian. (bisnis.com/Faa/k2)online casino

Leave a Reply

Comments are closed on this post.